SAATNYA PESANTREN SIAP DAN PERCAYA DIRI PIMPIN PENDIDIKAN NASIONAL

SAATNYA PESANTREN SIAP DAN PERCAYA DIRI PIMPIN PENDIDIKAN NASIONAL

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

Pada hari Sabtu (11/9/2021), saya mengisi acara pertemuan sejumlah pimpinan Pesantren di Kota Surakarta (Solo) dan sekitarnya. Beberapa pimpinan pesantren menyampaikan visi dan misi pesantrennya. Hampir semuanya memiliki visi untuk menghasilkan lulusan pesantren yang memiliki sifat-sifat pembelajar, pengajar, pejuang, dan sebagainya.
Acara itu diselenggarakan oleh Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), Jawa Tengah, yang berkantor di Solo. Saya hadir bersama Ketua Bidang Pendidikan DDII Dr. Ujang Habibie, Ketua Pengembangan Studi al-Quran DDII Dr. Ahmad Annuri, dan Ketua Bidang Bina Pesantren DDII Dr. Akhmad Alim.
Sebagaimana kita pahami, suatu institusi pendidikan patut dikategorikan sebagai pondok pesantren, jika memenuhi sejumlah kriteria penting dalam pendidikan Islam, yaitu: (1) ada keteladanan pimpinan dan guru (2) ada penanaman adab/akhlak mulia (3) ada program tafaqquh fid-din (4) ada penanaman jiwa dakwah (perjuangan menegakkan kebenaran) (5) ada penanaman penanaman jiwa kemandirian (6) ada pemahaman terhadap tantangan hidup dan pemikiran kontemporer.
Pada kesempatan itu, saya menyampaikan perlunya pesantren memanfaatkan peluang untuk menjadi pemimpin (imam) dalam pendidikan nasional. Menurut data Kementerian Agama, jumlah pesantren di Indonesia saat ini adalah 31.385. Itu yang terdaftar. Masih banyak sekali pesantren yang belum mendaftarkan diri. Sebab, pesantren biasanya menekankan pentingnya keikhlasan, kemandirian dan kemerdekaan.

Lanjut baca,

https://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/saatnya-pesantren-siap-dan-percaya-diri-pimpin-pendidikan-nasional

 

Dipost Oleh Super Administrator

Admin adianhusaini.id

Post Terkait

Tinggalkan Komentar